Apakah Anda Penasaran dengan film Tom and Jerry? Apakah benar kucing suka memakan tikus? Kalau kita beri kucing tikus dan makanan basah, mana yang ia pilih? Tikus atau makanan basah? Pasti kucing akan memilih makanan basah. Mengapa demikian?

Kucing Adalah hewan karnivora, ia berburu apa saja yang lebih kecil dari dirinya, kucing termasuk hewan yang hasrat berburunya tinggi. Jadi ia bisa saja berburu tanpa memakannya, karena hanya ingin bermain-main dengan hewan buruannya hingga hewan tersebut mati. Berbeda dengan herbivora dimana makanannya melimpah, karnivora perlu berburu terlebih dahulu untuk mendapatkan makanan. Kucing merupakan karnivora yang tingkat keberhasilannya cukup tinggi, yaitu berkisar 60%, bandingkan dengan singa yang kemungkinan berhasil berburunya hanya 20%.

Pada hewan karnivora ada 2 pilihan hewan buruan, yaitu hewan yang lebih kecil dari dirinya, dimana tenaga yang dikeluarkan untuk berburu tidak berbeda jauh dengan tenaga yang didapatkan dari hewan buruan, namun kemungkinan berhasilnya tinggi. Dibandingkan dengan berburu hewan ukurannya besar, seukuran dirinya atau lebih besar, mendapatkan energi yang besar namun kemungkinan berhasilnya kecil. Itulah mengapa seekor singa kemungkinan berhasil berburunya hanya 20% karena ia menangkap hewan yang setara atau lebih besar dari dirinya. Secara teknis manusia lebih kecil dari singa sehingga singa tidak tertarik memangsa manusia.

Ide bahwa kucing suka memangsa tikus adalah buatan manusia belaka, karena pada dasarnya seperti yang sudah dijelaskan diatas, kucing suka memangsa hewan apapun yang lebih kecil darinya. Saat manusia sedang mengembangkan teknologi bercocok tanam, gandum, beras dan lain-lain, tikus serasa mendapatkan angin segar. Kucing menjadi tidak perlu susah-susah berburu hewan buruan. Cukup tinggal dekat dengan lumbung padi, berburu tikus. Bandingkan dengan kucing yang tinggal di hutan, ia perlu berburu burung, kumbang, ulat, cicak, serangga, dan tikus. Kucing jelas memilih yang mudah saja, yaitu berburu tikus. Sejak saat itu kucing mendapatkan predikat oleh manusia bahwa kucing suka memakan tikus. Kalau sekarang Anda berikan royal canin dan tikus, jelas kucing akan makan royal canin yang lebih mudah didapatkan, tidak usah susah-susah lari mengejar tikus.

Cara tercepat menyelesaikan sebuah masalah adalah memberikannya kepada orang yang malas. Iya, Anda tidak salah baca, memberikan kepada orang yang malas. Namun bukan hanya malas, namun harus super duper pemalas. Sehingga setelah menyelesaikan masalahnya, ia akan bisa kembali bermalas-malasan kembali. Memberikan sebuah permasalahan kepada orang yang cerdas juga bisa dilakukan, namun biasanya membutuhkan waktu dan biaya yang besar.

Pernah ada cerita, sebuah perusahaan elektronik dimana terkadang, pada zaman itu komputer belum begitu baik, sehingga alat yang memasukkan barang elektronik ke kardus terkadang meleset. Hasilnya perusahaan sering di protes oleh suplier karena kardusnya kosong. Untuk menyelesaikan masalah ini, perusahaan memanggil profesor dari universitas terkemuka untuk mencari solusinya. Setelah melakukan penelitian panjang, sekitar 1 bulan, maka diputuskan solusinya adalah menimbang setiap kardus sebelum masuk ke pengepakan akhir. Biaya pembuatan alat ini puluhan ribu dollar. Setiap ada kardus yang kosong, maka alat berbunyi, seluruh produksi berhenti dan pekerja harus segera menyingkirkan kardus supaya semua alat bisa kembali bekerja. Bila kelamaan maka produktivitas pabrik akan menurun. Karena hal ini, seluruh pekerja mendapatkan pekerjaan tambahan untuk mengambil kardus kosong yang waktunya tidak tentu. Hal ini membuat pekerja harus meninggalkan pos jaganya, berjalan dan kembali ke posnya. Hal ini membuat para pekerja menggerutu karena alat ini bisa berbunyi setiap menit, terkadang setiap jam, atau tidak berbunyi sama sekali seharian. Hal ini mengganggu ritme kerja pekerja.

Akhirnya ada seorang pekerja yang memiliki ide untuk menaruh sebuah kipas blower besar sebelum alat tersebut, sehingga bila ada kardus yang kosong, langsung terlempar keluar antrian. Hasilnya tidak ada lagi mesin berhenti bekerja, tidak ada lagi pekerja meninggalkan posnya, produktivitas pabrik tetap terjaga.

Terkadang Anda mencari pekerja yang memiliki nilai tinggi, IPK besar, padahal sebenarnya orang yang cerdas tidak akan begitu peduli dengan nilai tinggi, yang terpenting sudah melampaui batas minimal, sehingga ia bisa mengalokasikan tenaga dan pikirannya ke hal lain yang ia sukai. Mendapatkan IPK 3,1 dengan 3,7 sama-sama lolos seleksi administratif, yang berbeda adalah 2,9 dan 3,5 karena batas administrasi minimal adalah 3,0. Itulah mengapa perusahaan yang mengedepankan hanya IPK tinggi dalam seleksinya, biasanya penuh dengan birokrasi dan kaku.

Silahkan mendaftar menjadi teman jaski di aplikasi jaski yang bisa di download di play store dan apps store. Ikuti kami di fanspage, Twitter dan Instagram untuk mendapatkan update terbaru dari kami.

29 June 2020 09:55 161 hits Informasi