Selamat pagi Teman Jaski,

Sekarang ini anak-anak sekolah sedang pada liburan. Yang lulus SD mulai masuk SMP, yang SMP masuk ke SMK/SMA/MA. Bagi teman-teman yang mulai memasuki bangku kuliah pasti mulai bingung, soalnya laptop yang dulu digunakan untuk menunjang pembelajaran online terasa lambat, beli sekenanya yang penting masih bisa belajar. Sedangkan untuk kuliah membutuhkan laptop demi menunjang perkuliahan. Saat tidak mungkin berkuliah tanpa laptop, karena tugas-tugasnya membutuhkan aplikasi pengolah kata dan presentasi seperti microsoft word, dan powerpoint. Namun sebenarnya apakah kita benar-benar membutuhkan laptop yang bertenaga?

Kami melihat bahwa mayoritas anak-anak lulusan SMA belum begitu paham terkait komputer, ia bila ingin membeli maka ia akan membeli laptop dengan prosesor terkuat sesuai anggaran, kalau bisa intel i9. Namun apakah tindakan ini cukup bijaksana?

Sebelum membahas saya ingin bercerita tentang perang zaman dulu. Sebutkan senjata-senjata jarak dekat yang digunakan saat peperangan zaman dulu:

Blunt weapon     Edged weapons  Pointed weapons

 

Pedang pendek biasanya digunakan dengan perisai. Ada juga prajurit yang menggunakan 2 pedang pendek sehingga tidak memiliki pertahanan, biasanya prajurit ini melakukan aksinya dimalam hari, lebih dikenal dengan assasin.

Blunt weapon contohnya adalah palu, tugas utamanya memberikan luka atau memar pada area luas sehingga mengurangi efektivitas personil. Biasanya senjata jenis ini digunakan pada musuh yang menggunakan baju zirah tebal dimana baju zirah ini tidak dapat ditembus pedang. Dengan menggunakan palu, target tetap bisa terluka. Atau bisa juga dipukulkan ke kepala sehingga target menjadi pingsan.

Yang kedua edged weapons, merupakan senjata yang memiliki sisi tajam. Ini adalah jenis pedang. Senjata ini bisa digunakan dengan perisai. Senjata ini cukup luas penggunaannya. Keunggulan senjata jenis pedang adalah ringan, memiliki sarung sehingga selalu bersama penggunanya saat tidak sedang terjadi perang

Terakhir adalah pointed weapon, merupakan senjata yang dibuat untuk menusuk, memiliki jangkauan menengah, sangat efektif menghalau pedang. Karena biasanya pedang tidak bisa menjangkau jarak dari tombak.

Dari penjelasan tersebut apakah teman jaski tidak bertanya-tanya mengapa pedang paling luas digunakan? Padahal tombak jelas lebih efektif dalam pertempuran.

Jadi begini teman, tombak memang efektif dalam pertempuran, namun membawanya memerlukan 2 tangan, dan saat tidak perang prajurit jadi tidak bisa melakukan apa-apa karena kedua tangannya membawa tombak, bila tombak ditaruh di satu tempat lalu digunakan saat akan berperang maka akan rawan bila diserang secara mendadak perlu berlari ke tempat penyimpanan tombak. Sedangkan pada jenis senjata pedang memiliki sarung di pinggang atau di pundak, sehingga saat sedang perjalanan ke medang perang, prajurit bisa melakukan hal lain tanpa mengurangi kemampuan bertarungnya. Bila disergap dapat langsung mengambil pedang dalam sarungnya. Sedangkan untuk palu, jumlahnya tidak banyak dalam 1 pasukan karena sifatnya hanyalah pendukung. Itulah kenapa penggunaan pedang sangat luas. Karena prajurit bisa diminta melakukan hal lain misal mendirikan tenda, berburu, memasak, dan membuat jembatan.

Seperti zaman dulu, senjata manusia sudah berubah dari tombak, panah, kapak menjadi laptop. Laptop dapat digunakan menjadi berbagai macam hal. Bila teman jaski memilih laptop, maka teman jaski perlu melihat jurusan teman-teman, apa kebutuhannya. Bila teman jaski memilih jurusan hukum, maka Macbook pro terlalu baik, tidak efisien. Bahasa awamnya membuang terlalu banyak uang. Untuk anak hukum, macbook air sudah cukup. Untuk jurusan yang membutuhkan pengolahan gambar berat seperti DKV, arsitek dan teknik, maka gigabyte aorus pilihan tepat. Namun, apakah yakin akan dibawa kemana-mana? Kan berat. Saat tidak bawa laptop ternyata ada penawaran proyek, ternyata ada tugas dadakan dari dosen, ternyata ada kerjaan freelance dari teman. Laptop bertenaga identik dengan berat. Memang sih bisa melibas rendering 4K dengan mudah, namun biasanya ditinggal di kosan saja. Dengan tidak membawa laptop kita juga menjadi tidak bisa browsing-browsing ringan untuk menambah ilmu dikit dikit, atau membaca rangkuman materi kuliah.

Jadi saran kami lebih baik beli laptop yang ringan walau terlalu powerful seperti asus tuf gaming. Kalau jurusannya banyak mengetik bisa memilih seri thinkpad. Bila diumpamkaan sebuah senjata, maka Laptop berperforma tinggi adalah tombak, sedangkan laptop menengah adalah pedang. Lebih baik membeli laptop ringan yang bisa dibawa kemana-mana. Tidak ada rencana buka laptop tetap dibawa.

Belilah laptop yang ringan, seringan mungkin. Beratnya berkisar 1 – 1,5 Kg. Maksimal 2 Kg untuk laptop berperforma tinggi. Untuk laptop dibawah 1 Kg kami merasa harganya terlalu tinggi sehingga tidak berbanding dengan performanya.

Sekian informasi dari kami, jangan lupa untuk mendaftar menjadi teman jaski di aplikasi jaski yang bisa di download di play store dan apps store. Ikuti kami di fanspage, Twitter dan Instagram untuk mendapatkan update terbaru dari kami.

23 June 2020 09:12 153 hits Informasi