Mengapa kita tidak tertarik kepada anak kita?

Selamat pagi teman Jaski,

Apakah teman jaski pernah berpikir mengapa sih anak kita wajahnya seperti pasangan kita? Pasti dijawab, yaiyalah kan anak kita, kalau wajahnya kayak orang lain jangan jangan pas di rumah sakit ketuker lagi.

Apakah ada tempat wisata disekitar teman-teman? Seberapa besar hasrat teman-teman untuk mengunjungi tempat wisata tersebut? Tidak ada kan? Sebagian besar ke tempat wisata tersebut menemani saudara, teman, atau kegiatan lainnya. Mengapa hal ini terjadi demikian? Apakah karena dekat jadi tidak tertarik?

Bagi teman Jaski yang sudah memiliki anak, apakah teman jaski sayang kepada anaknya? Tentu saja. Bila Anaknya menginjak remaja, berumur 17 sampai 25 tahun, kondisi saat anak-anak pada posisi paling cantik dan ganteng. Apakah tertarik secara seksual ? tentu tidak karena itu anak kita. Karena secara norma yang berlaku juga tidak diijinkan untuk melakukan hubungan seksual dengan anak sendiri. Namun kenapa hasrat ingin saja tidak ada? Apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi?

Ternyata menurut sebuah penelitian, kita tidak akan tertarik terhadap hal-hal yang familiar dengan kita, kita akan tertarik pada hal-hal yang jarang kita temukan. Hampir seluruh orang di Indonesia ingin melihat, menyentuh salju. Padahal salju itu sama seperti bunga es yang ada di dalam freezer. Padahal orang eropa itu membenci salju. Enggak percaya? Pernahkah teman jaski pergi ke dieng? Bagaimana suhu disana? Dingin bukan? Berapa suhunya ? 16 derajat? 10 derajat? Suhu hanya 10 derajat saja sudah metotolen, apalagi saat musim salju dimana suhu bisa -10 derajat. Apalagi kalau sedang badai salju bisa sampai -20 derajat. Bayangkan, 16 derajat berbanding -10 derajat.

Orang luar itu selalu mengutuk bila terjadi badai. Ia tidak bisa berjalan diluar, karena sangat dingin menusuk, tidak bisa memakai mobil karena jalanan tertutup salju. Kalau di Indonesia itu sama kayak kalau lagi musim panas. Padahal kalau di eropa orang suka sama musim panas, disni malah benci. Kalau di Indonesia, orang lebih menyukai musim penghujan karena cuacanya tidak terlalu panas.

Hal sama juga terjadi kepada anak kita, wajah anak kita sudah sama seperti suami atau istri kita, mengapa kita harus tertarik secara seksual, ingin berhubungan badan dengan si anak? Toh suami atau istri wajahnya juga 11 – 12 bukan?

Pernahkan teman-teman menginginkan sesuatu, setelah dapat ternyata biasa saja lalu dengan cepat menjadi bosan? Hal ini sama dengan konsep tersebut.

Bem mengatakan Hal-hal ini merupakan kondisi dimana sesuatu yang sudah biasa didapatkan akan dianggap tidak menarik dan biasa saja. Ada yang merasa memiliki mobil itu keren, ada juga yang merasa mobil biasa saja karena memang sudah punya mobil. Ada yang bilang rumah di kota enak, padahal yang dikota ingin seperti di desa punya tanah yang luas.

Solusinya adalah kita harus selalu merasa bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Orang yang tinggal dibali juga merasa bali biasa saja, namun semua turis banyak yang pergi ke bali untuk liburan. Tentu saja momen ini perlu diberdayakan oleh masyarakat setempat.

Sekian informasi dari kami, jangan lupa untuk mendaftar menjadi teman jaski di aplikasi jaski yang bisa di download di play store dan apps store. Ikuti kami di fanspage, Twitter dan Instagram untuk mendapatkan update terbaru dari kami.

22 June 2020 05:27 153 hits Informasi